Jakarta – Vincentia Tiffani (20) seketika namanya menjadi tenar usai dirinya mendadak mengajukan lamaran untuk jadi istri kedua Sandiaga Uno. Hal ini tak luput dari pengamatan kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang menilai Sandi tak tegas soal poligami karena tidak memberi jawaban gamblang.
Saat dihubungi Rian Ernest selaku jubir PSI menuturkan bahwa “Dengan tidak dijawabnya pertanyaan mbak Tiffani, artinya Pak Sandi tidak punya ketegasan sikap soal poligami. Sebuah studi di American University of Sharjah menyimpulkan bahwa poligami membuat perempuan menderita akibat merasa terabaikan dan cemburu. Perempuan menjadi sering mengalami emosi negatif. Mulai dari depresi, marah dan mengamuk, bahkan berbuah penyakit,”
Influencer Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu juga mempertanyakan sikap Sandiaga soal kesetaraan gender. Menurutnya selama ini Sandiaga hanya menjadikan kaum perempuan sebagai komoditi politik.
“Kita juga mencatat Pak Sandi sering menjadikan emak-emak sebagai gimik politik dan bahkan terakhir, meminta perempuan sebagai penyiap makanan dapur umum di hari H pemilu. Ini bisa mengindikasi bahwa perempuan bisa jadi hanya dijadikan komoditi politik, dan menjadi tanda tanya besar soal sudut pandang Pak Sandi dalam kesetaraan gender,” ujarnya.
(Ikhsan Djuhandar – www.harianindo.com)