Jakarta – Amien Rais mengatakan bahwa undangan tes membaca Alquran bagi pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga sebagai hal yang tak relevan dan bahkan bisa dibilang lucu.
Saat ditemui di Kampus UAD kemarin Senin, dirinya mengatakan bahwa “Lucu sekali itu. Banyak orang hafal Alquran tapi perangainya seperti bukan orang beriman juga ada, bukan ukuran,”
“Banyak juga misalnya maaf ini, orang kelihatannya alim ternyata masuk bui juga. Sementara, orang kelihatannya abangan, tapi jujur, itu di mata Allah lebih bagus,” urai Amien.
Dewan Kehormatan PAN tersebut juga mengatakan bahwa usulan tes membaca Alquran lebih tepat dipakai untuk pimpinan pondok pesantren atau organisasi Muhammadiyah.
“Kalau pimpinan pondok boleh lah ya. Jadi memaksa harus ujian Alquran itu enggak tepat. Tapi kalau misalnya Muhammadiyah mau muktamar, supaya PP (Pengurus Pusat) yang dipilih yang bisa baca Alquran, saya setuju,” tutup Amien.
(Ikhsan Djuhandar – www.harianindo.com)