Jakarta – Berbagai macam isu mulai menyebar luas menjelang ajang kontestasi politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Isu tersebut mengatakan bahwa seorang warga Tionghoa ditangkap personel TNI-AD karena membuat KTP palsu yang nanti digunakan untuk memilih Joko Widodo.

Ilustrasi
Isu tersebut telah disebarluaskan melalui media sosial sejak beberapa waktu yang lalu dan menjadi viral di dunia maya. Sebuah akun bernama Tika di media sosial Facebook yang pertama kali diketahui menyebarluaskan kabar tersebut.
”Warga cina di tangkap anggota TNI AD karena membuat ktp palsu yg nanti nya akan di suruh memilih jokowi. Luar biasa jokowi. Kita harus berterima kasih sama tni bravo TNI bersama rakyat,” tulis akun Tika Ferninda (fb.com/100007727746589) di sebuah grup Facebook, Jumat (31/08/2018).
Baca juga : Demo di KPU, Emak-emak : “Kenapa Pak Jokowi Tidak Mau Mundur?”

Postingan Tika di media sosial Facebook
Unggahan Tika lantas menuai komentar beragam dari para netizen yang melihatnya. Hal itu terlihat dari unggahan Tika yang diunggah ulang oleh netizen lainnya sebanyak ribuan kali dan mendapatkan komentar sebanyak ratusan dalam kolom komentar.
Dilansir dari JawaPos, Senin (03/09/2018), pernyataan tersebut merupakan sebuah isu belaka. Sebab beberapa gambar dan video yang tertera dalam postingan tersebut tidak ada hubungannya dengan pernyataan yang diunggah oleh Tika.
Misalnya saja video yang ada dalam unggahan tersebut merupakan video lama dimana video itu bukanlah penangkapan oleh anggota TNI-AD. Sebab dalam video, si perekam menyebutkan, ”Penggeledahan dipimpin AKP Agus Wiyono.” AKP atau ajun komisaris polisi merupakan pangkat di kepolisian.
(Muspri-www.harianindo.com)