Cirebon – Tim Densus 88 Antiteror kembali menangkap dua terduga teroris di kota dan kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (17/5/2018).
Menurut keterangan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto, salah satu terduga teroris yang ditangkap itu terkait jaringan Jemaah Anshorut Daulah (JAD) di Tambun, Bekasi.
“Ini (yang ditangkap di kabupaten) merupakan jaringan JAD, kalau yang di kota masih kita ‘silent’ dulu,” kata Agung Budi Maryoto, Kamis (17/5/2018).
Dua terduga teroris yang ditangkap tersebut, yakni S yang ditangkap di Desa Jemaras Kidul, Klangenan, Kabupaten Cirebon, serta H yang ditangkap di Kota Cirebon.
“Telah dilakukan kegiatan penegakan hukum terduga teroris berinisial H dan S,” tuturnya.
Rumah kontrakan yang dihuni S sebelumnya dihuni oleh Junaidi, pelaku bom Thamrin, di Jakarta, pada 14 Januari 2016 lalu.
Penangkapan ini juga merupakan hasil pengembangan dari penangkapan 4 terduga teroris di Tambun, Bekasi.
“Kedua tersangka ini, merupakan pengembangan dari keterangan yang ditangkap di Tambun. Saat diperiksa, mereka menyebutkan dua orang, H dan S,” imbuhnya.
(samsul arifin – www.harianindo.com)