Jakarta – Keinginan Sandiaga Uno untuk mengembangkan halal tourism atau wisata halal di Jakarta, menimbulkan banyak pertanyaan dari para pengamat.
Saat diwawancarai Sapta Nirwandar selaku Mantan Wakil menteri Pariwisata dan Ekonomi mengatakan bahwa “Wisata halal itu adalah wisata yang berdasarkan faedah Islam. Esensinya adalah pelayanan bagi pemeluk agama Islam yang menjalankan syariat agamanya,”
Menurut Sapta, elemen wisata halal mencakup berbagai aspek. Mulai dari makanan, pelayanan ibadah, akomodasi, dan hiburan.
Sapta menjelaskan jika sebenarnya wisata halal telah dipraktikkan oleh berbagai negara.
Seperti Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea. Sebutan lain dari wisata halal ini adalah muslim friendly.
“Pasar wisata halal ini besar sekali, karena banyak yang membutuhkan. Seperti Malaysia dapat 3,5 juta wisatawan muslim, Thailand 4 juta wisatawan, Indonesia cuma 2,2 juta atau 2,5 juta wisatawan muslim,” kata Sapta.
(Ikhsan Djuhandar – www.harianindo.com)