Jakarta – Kebiasaan mengajak berbicara hewan sering dilakukan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Kegiatan seperti ini kadang dianggap tidak lazim dan aneh di mata masyarakat.
Padahal, ada alasan ilmiah yang menjelaskan mengapa manusia cenderung senang bicara dengan hewan atau benda dan ada kaitannya dengan kecerdasan sosial.
Salah satunya ialah memberi bentuk manusia pada hewan, tanaman, benda atau obyek merupakan kemampuan unik dalam mengenali dan menemukan wajah manusia di mana pun.
Menurut Dr Nicholas Epley, profesor ilmu perilaku di University of Chicago dan merupakan pakar antropomorphisme menjelaskan, secara sejarah, antropomorphisme diperlakukan sebagai tanda kekanakan atau kebodohan.
Namun sebenarnya ini adalah produk sampingan alami dari kecenderungan yang membuat manusia secara unik cerdas di bumi ini. Spesies lain tak memiliki kecenderungan ini.
Secara sadar maupun tidak, manusia melakukan antropomorfisme pada benda-benda dan kejadian di sepanjang waktunya.
Salah satu kelaziman antropomorfisme adalah pemberian nama manusia pada obyek-obyek tertentu seperti hewan peliharaan, boneka dan sebagainya.
Aneh, Wanita Ini Bisa “Puas” Hanya Dengan Getaran Ponsel
Sehingga, manusia kadang menganggap sebuah objek tersebut bagaikan manusia dan mengajaknya berbicara layaknya manusia. (Rere – www.harianindo.com)