Mexico City – Harga bensin di Meksiko melonjak naik. Hal tersebut memicu terjadinya penjarahan toko-toko yang terjadi, pada Rabu (4/1/2017), di tengah-tengah meningkatnya kerusuhan terkait kenaikan biaya hidup di negara tersebut.

Sejumlah orang menjarah berbagai produk mainan di sebuah toko di negara bagian Veracruz, Meksiko,
Semenjak harga bensin naik hingga 20 persen mulai tanggal (1/1/2017), masyarakat pun memblokir pom-pom bensin, mengganggu lalu lintas, bahkan menggelar aksi protes. Aksi penjarahan yang terjadi pada hari Rabu itu pun tak terelakkan dan mengakibatkan lebih dari 200 orang ditangkap, sebut kementerian dalam negeri.
Asosiasi Nasional Toko-toko dan Toserba Meksiko menyatakan 79 toko telah dijarah dan 170 lainnya terpaksa tutup lantaran diblokir. Kementerian Dalam Negeri menyatakan pihak berwenang federal bekerjasama dengan pejabat keamanan di Mexico City dan negara-negara bagian di dekatnya, Mexico dan Hidalgo, untuk meredam kerusuhan.
Baca Juga : Pemerintah Australia Akan Segera Melaporkan Penyelidikan Soal Materi Penghinaan Terhadap Pancasila dan TNI
Inilah beberapa foto kerusuhan dan penjarahan yang terjadi di Mexico City :

Polisi AL Meksiko berpatroli di sebuah toko yang mengalami penjarahan di negara bagian Veracruz

Seorang pria berlari sambil membawa sejumlah mainan usai menjarah sebuah toko di negara bagian Veracruz, Meksiko

Orang-orang membawa sejumlah barang usai menjarah sebuah toko di negara bagian Veracruz, Meksiko,

Polisi AL Meksiko mengamankan seorang pria yang melakukan penjarahan di sebuah toko di negara bagian Veracruz
(bimbim – www.harianindo.com)