Pyongyang – Lewat ujicoba bom hidrogen yang dilakukan baru-baru ini, Korea Utara (Korut) seolah-olah telah mengirimkan pesan berisi ancaman ke Amerika Serikat (AS).
Media milik Korut pun menyatakan jika para ilmuwan di Korut saat ini sedang dalam kondisi bersemangat untuk kembali meledakkan ratusan bom kiloton dan megaton.
Namun tenaga ahli di AS meragukan ancaman tersebut.
“Roket diluncurkan, mulai ringan, dan gagal. Korut menggunakan video editing untuk menutupi fakta ini,” ungkap seorang peneliti senior Pusat Studi Nonproliferasi Melissa Hanham, seperti dikutip Express (Rabu, 13/1/2016).
Senada dengan Melissa, insinyur aerospace John Schilling juga menyangsikan kehebatan bom milik Korut. Menurutnya, gagalnya peluncuran roket berisi bom masih menunjukkan kelemahan Korut.
Para ahli pun mempertanyakan validitas klaim bom hidrogen Korut terkait gelombang seismik yang relatif kecil setelah ledakan pada pekan lalu. (Yayan – www.harianindo.com)