London – Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, memperingatkan, tidak ada solusi militer yang mudah untuk menghentikan ambisi nuklir Korea Utara (Korut).
Sebagaimana diberitakan The Guardian pada Senin (4/9/2017), Boris menyatakan, dekatnya jarak antara Pyongyang, ibukota Korut dan Seoul, ibukota Korea Selatan (Korsel) menjadi pertimbangan utama bahwa solusi militer bukanlah gagasan yang gampang dilaksanakan begitu saja.
“Di mata saya, tidak ada solusi militer yang gampang, tentu saja mudah untuk mengucapkan bahwa semua opsi ada di meja, namun saya benar-benar melihat itu bukan perkara yang sederhana,” ucap Boris.
Boris mengkhawatirkan, serangan ke Pyongyang akan berpotensi menghancurkan Seoul dan menewaskan banyak korban jiwa dari kalangan sipil.
“Mereka (Korut) dapat menyerang Seoul kapan pun, tidak perlu nuklir, cukup invasi militer biasa akan membinasakan banyak penduduk sipil,” lanjutnya.
Baca juga: James Mattis : AS Tegaskan Mempunyai Kemampuan Pertahankan Diri
Mantan wali kota London ini menyerukan untuk terus melanjutkan upaya diplomasi untuk meredam ketegangan di kawasan Asia Timur.
Boris juga mendesak agar China mengambil tindakan lebih keras terhadap rezim Kim Jong Un.
“Pesan Inggris terhadap China adalah untuk menjatuhkan sanksi ekonomi yang lebih berat terhadap Korut,” katanya. (Tita Yanuantari – www.harianindo.com)