Kairo – Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan bertanggungjawab terhadap serangan bom di dua gereja Koptik, di Mesir pada Minggu (9/4/2017).
Seperi diketahui, sebuah bom meledak di dalam Gereja St George di Tanta, Mesir, saat umat Kristen di sana merayakan Minggu Palem, yakni hari dimana Kristus masuk ke Kota Yerusalem sebelum masa sengsara di kayu salib.
Dalam serangan bom ini dilaporkan 25 orang tewas dan 70 lainnya mengalami luka-luka.
Selang beberapa jam kemudian, bom kembali meledak di pelataran Gereja Santo Markus di Alexandria. 11 orang tewas dalam peristiwa ini.
Dilansir kantor berita Reuters, Minggu (9/4/2017), yang mengutip keterangan Amaq, kantor berita yang terafiliasi dengan ISIS, kelompok teroris tersebut mengaku bertanggungjawab terhadap dua serangan bom tersebut.
(samsul arifin – www.harianindo.com)